Dalam upaya memperkuat ekosistem industri sandang nasional, Asosiasi Pengusaha Sandang Indonesia (PESINDO) menempatkan kemitraan strategis sebagai salah satu pilar utama organisasi. PESINDO percaya bahwa perkembangan industri tidak dapat berdiri sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat, terukur, dan saling menguntungkan dengan berbagai pemangku kepentingan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kemitraan dengan Pemerintah dan Lembaga Negara
PESINDO membuka dan mengembangkan kerja sama dengan:
- Kementerian Perindustrian dalam penguatan daya saing industri, standardisasi, dan fasilitasi teknologi.
- Kementerian Perdagangan dalam kebijakan impor, ekspor, distribusi, dan penataan pasar.
- Kementerian Keuangan (DJBC & DJP) dalam sinkronisasi regulasi kepabeanan, perpajakan, serta advokasi kebijakan biaya masuk dan tata niaga.
- Kementerian Ketenagakerjaan dalam pembinaan tenaga kerja industri sandang dan skema pelatihan vokasional.
- Kementerian Koperasi dan UKM untuk pemberdayaan pelaku UMKM sandang.
- POLRI dan Kejaksaan Agung dalam pemberantasan barang ilegal, penegakan hukum perlindungan pasar, serta pengawalan kebijakan strategis industri.
- Komisi VII dan XI DPR RI serta komisi terkait sebagai mitra dialog kebijakan untuk memperjuangkan regulasi yang pro-industri.
Melalui kemitraan ini, PESINDO berupaya memastikan bahwa suara pelaku usaha sandang tersampaikan secara objektif, konstruktif, dan berbasis data.
Kemitraan dengan Dunia Usaha dan Industri
- PESINDO menjalin kerja sama dengan berbagai pihak di sektor industri, antara lain :
- Pabrik tekstil dan produsen bahan baku dalam negeri;
- Distributor, importir bahan baku, dan pelaku ekspor;
- Perusahaan retail, e-commerce, serta brand lokal dan nasional;
- Lembaga riset dan inovasi teknologi produksi;
- Sektor logistik, pergudangan, dan jasa pengiriman.
Kemitraan ini bertujuan untuk membangun rantai pasok yang efisien, meningkatkan kualitas produk, membuka akses pasar, serta memperkuat daya saing industri sandang di tingkat nasional dan internasional.
Kemitraan dengan Lembaga Pendidikan dan Riset
- Untuk mendorong inovasi dan pengembangan SDM, PESINDO bekerja sama dengan:
- Universitas, politeknik, dan sekolah vokasi;
- Balai riset tekstil dan laboratorium uji mutu;
- Lembaga pendidikan desain dan fashion.
Kemitraan ini dilakukan melalui program magang, riset bersama, pelatihan teknis, sertifikasi kompetensi, hingga inkubasi usaha bagi pelaku industri sandang.
Kemitraan Internasional
- PESINDO membuka kerja sama internasional dalam bentuk:
- Pertukaran teknologi dan praktik terbaik (best practices);
- Fasilitasi akses ekspor dan perluasan jaringan pasar global;
- Kerja sama dengan asosiasi sandang dan tekstil negara lain;
- Kolaborasi dalam pameran dagang internasional.
Kemitraan global ini diharapkan dapat mempercepat modernisasi industri sandang Indonesia serta membuka peluang investasi baru.
Prinsip Kemitraan
Dalam setiap kolaborasi, PESINDO berpegang pada prinsip:
- Profesionalisme dan Transparansi
- Kepentingan Industri Nasional di atas Kepentingan Sektoral
- Keterbukaan Informasi dan Akuntabilitas
- Keberlanjutan dan Inovasi
- Keadilan dan Kemanfaatan bagi Anggota
PESINDO berkomitmen membangun hubungan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan untuk memperkuat industri sandang Indonesia dari hulu hingga hilir.

