A. Program Kerja bidang Kebijakan dan Advokasi
- Kebijakan Impor dan Tata Niaga Bahan Baku
- Mengawal perumusan kebijakan impor bahan baku agar proporsional, tidak diskriminatif, dan sesuai dengan kebutuhan industri.
- Mendorong penyederhanaan prosedur perizinan dan percepatan layanan kepabeanan.
- Menyusun policy brief, white paper, dan rekomendasi kebijakan untuk pemerintah.
- Advokasi Penegakan Hukum dan Perlindungan Pasar
- Berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga untuk memberantas barang ilegal, undervalue, dan penyalahgunaan impor.
- Menyampaikan laporan resmi dan temuan lapangan hasil monitoring industri.
- Mendorong penataan ulang pasar agar kompetitif dan bebas distorsi.
- Dialog Kebijakan dengan DPR dan Pemerintah
- Mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP).
- Menjadi mitra konsultatif dalam pembentukan regulasi industri sandang.
- Menyampaikan laporan berkala mengenai kondisi industri kepada pemerintah pusat dan daerah.
B. Program Kerja Bidang Pengembangan Industri
- Fasilitasi Akses Bahan Baku
- Menjalin kemitraan dengan produsen dalam negeri dan pemasok internasional.
- Mendorong pembentukan pusat distribusi bahan baku (material hub).
- Membantu anggota memperoleh bahan baku dengan harga kompetitif.
- Digitalisasi Industri Sandang
- Penyediaan sistem informasi berbasis digital untuk rantai pasok, produksi, dan pemasaran.
- Pelatihan e-commerce, ERP, dan manajemen rantai pasok digital.
- Pendampingan UMKM sandang untuk migrasi ke platform digital.
- Pengembangan Inovasi dan Teknologi Produksi
- Bekerja sama dengan lembaga riset dan universitas.
- Pelatihan teknologi mesin, standar mutu, dan inovasi material baru.
- Dukungan riset untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi.
C. Program Kerja Bidang Pembinaan SDM & UMKM
- Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi
- Pelatihan tata busana, manajemen produksi, QC, dan desain fashion.
- Sertifikasi tenaga kerja industri sandang bekerja sama dengan BNSP.
- Pendampingan UMKM Sandang
- Program inkubasi usaha bagi pelaku baru.
- Konsultasi bisnis, manajemen keuangan, dan branding.
- Akses pembiayaan melalui kerjasama dengan perbankan dan lembaga keuangan.
- Pemberdayaan Tenaga Kerja Perempuan
- Program pelatihan khusus perempuan sebagai pilar utama industri sandang.
- Fasilitasi kerja sama dengan koperasi dan komunitas lokal.
D. Program Kerja Bidang Kemitraan dan Jaringan Usaha
- Pembangunan Jejaring Nasional dan Internasional
- Kerja sama dengan asosiasi sandang internasional.
- Partisipasi pada pameran tekstil dan fashion global.
- Mendorong promosi ekspor produk sandang Indonesia.
- Kolaborasi dengan Retail, E-Commerce, dan Brand Nasional
- Membuka peluang pemasaran produk anggota.
- Membangun ekosistem pemasaran terintegrasi.
- Program Business Matching
- Mempertemukan produsen, distributor, importir, dan buyer nasional/internasional.
- Menyelenggarakan forum investasi sektor sandang.
E. Program Kerja Bidang Edukasi dan Publikasi
- Kampanye Nasional Kesadaran Industri Sandang
- Edukasi publik tentang pentingnya keberlanjutan industri sandang.
- Sosialisasi kebijakan dan program PESINDO.
- Penerbitan Buletin, Jurnal, dan Laporan Industri
- Penyebaran informasi regulasi, tren fashion, bahan baku, dan teknologi.
- Pusat Informasi dan Konsultasi Industri Sandang
- Memberikan layanan konsultasi kepada anggota dan publik.
- Membuka hotline dan helpdesk regulasi.

